Dahulu, Ilmuan Memperkirakan Ada Kehidupan di Matahari
Kehidupan asing telah menjadi spekulasi dari zaman dahulu, orang-orang banyak meyakini setiap benda di langit memiliki penghuni nya tersendiri. Akan tetapi setelah munculnya teleskop, dugaan terhadap penghuni planet lain mulai hilang karena di temukan nya planet-planet kosong tanpa penghuni.
Pada tahun 1600-an, Astronom Anton Schyrleus berspekulasi bahwa mungkin ada kehidupan di Jupiter, kemudian pada tahun 1800-an Percival Lowell mengaku memiliki bukti ada peradaban di Mars, namun salahs eorang Astronom bernama Heschel memiliki pendapat paling ekstrim dimana ia mempercayai ada kehidupan di Matahari !
Herschel bukan lah seorang amatiran, ia merupakan penemu Uranus dan orang pertama yang menyadari bahwa sinar matahari memiliki sinar inframerah. Sedangkan saudara perempuan nya bernama Caroilne menjadi terkenal setelah ia menemukan komet. Sehingga setiap perkataan Herschel tidak bisa di anggap remeh, amun tentunya butuh pembuktian.
Dikutip dari wired, ketika Herschel mengamati bintik pada matahari, ia berpendapat bintik tersebut bukan berada di area atmosfer melain kan sebuah pegunungan yang membuatnya percaya ada suatu kehidupan di pegunungan tersebut. Herschel tidak sendirian dalam pendapatnya, banyak astronom yang mendukung pendapat Herschel.
Pada tahun 1800-an ketika orang menyadari tidak ada permukaan padat untuk matahari, dugaan terdapat kehidupan di matahari mulai luntur, para astronom beralih dan mulai berspekulasi tentang adanya kehidupan di Mars dan Bulan.
Link will be appear in 15 seconds.
