Setelah Google dan Facebook, Kini Yahoo Mengaku di Mintai Untuk membocorkan data Kepada Agen Amerika
Setelah pihak Facebook dan Google mengakui telah memberikan data kepada agen Amerika, kini menurut laporan yang di turun kan oleh Global Transparasi yang dirilis pada jum'at lalu terungkap bahwa mereka menerima sebanyak 29.000 permintaan untuk memberikan data lengkap dari para pengguna dan setengah nya merupakan permintaan yang berasal dari Amerika Serikat.
Yahoo sendiri telah mengakui dengan mengatakan bahwa dalam enam bulan terakhir (2013) mereka menerima langsung permintaan untuk membocorkan identitas dan informasi pengguna Yahoo sebanyak 12.444 dari Amerika Serikat. Hal tersebut di jelaskan oleh penasehat Yahoo,Ron Bell dalam posting blog nya.
"Kami juga mengakui peran kami sebagai perusahaan global dalam mempromosikan kebebasan berekspresi dimanapun kami melakukan bisnis. Itulah mengapa kita selalu mengeluarkan laporan transparansi data untuk memberitahu apa yang terjadi dalam bisnis kami" tambah Ron Bell.
Link will be appear in 15 seconds.
